Rabu, 20 Juli 2011

ZAT-ZAT KIMIA SEPERTI NIKOTIN DAN ALKOHOL MERUSAK KOMPOSISI KIMIAWI DALAM OTAK JANIN

apa yang dimakan, diminum, dihisap dan dirasakan oleh ibu-ibu yang hamil dapat menganggu perkembangan otak bayi. marilah kita sebutkan beberapa contoh saja: merokok ,alkohol,kekurangan gizi dan stres. merokok dapat meningkatkan resiko aborsi spontan 1,7 kali lebih besar ,resiko abnormalitas, kongenital 2,3 kali lebih tinggi, menambah kemungkinan anak mengalami retardasi mental sampai 50%, attention defisit desorder ( tiga kali lebih tinggi )dan bahkan sudden infant death, kematian yang mendadak. mengapa? karena nikotin menganggu migrasi neoron , menghambat koneksi , dan memangkas neoron secara secara keliru. ada bukti menunjukkan bahwa nikotin mengacau balaukan sitem dopamim, dopamim seperti anda ketahui. adalah neorotrasmiter yang membantu proses mengingat, ALKOHOL: alkohol juga menganggu migrasi sel, karena pengaruh alkohol yang diminum ibu, neoron tidak tahu dimana harus berhenti ,gagal mencapai tujuan dan sering kali mati dijalan. akibatnya otak bayi dari ibu-ibu yang peminum menjadi alkohol ukuranya kecil, mengkerut,dan berbentuk buruk, dengan kepadatan neoron yang rendah. gejala ini yang disebut fetal alkohol syndrome (fas) menyebabkan anak mempunyai IQ yang rendah, sulit membaca,sukar memahami matematika, ketika anak-anak itu menjadi remaja atau dewasa, fas menyebabkan kenakalan ( maladaptive behavior) heperaktivitas dan depresi. beberapa penelitian mutakhir tentang fas dan fae ( fetal alcohol effec) menunjukkan data yang mengerikan : 90% menderita penyakit mental, 60% gagal dalam pendidikan,  60% melakukan tindak pidana, 50% kepergok melakukan prilaku seksual yang menyimpang.  malnutrisi: selama kehamilan memang janin mudah dirusak,karena makan zat beracun ketimbang kekurangan gizi, busung lapar tidak dapat dikatakan kekurangan gizi. busung lapar adalah pembunuhan, yang dimaksud kekurangan gizi disini adalah kurangnya zat besi, vitamin b12 ,asam folat dan asam lemak , pada tingkat ini saja kekurangan asam folat menyebabkan tingginya insidensi spina bifida. jika ibu-ibu kehilangan zat-zat bergizi , pembentukan neoron terhenti, maka terhenti juga perkembangan kognitif janin , setelah lahir bayi yang kekurangan gizi, mengalami kelambatan dalam pertumbuhan alat-alat indranya, kesukaran dalam belajar dan kerentanan menderita berbagai penayakit. pencerahan: jika memang engkau menyanyangi buah hatimu setulus hati, maka hindari dan jauhi makanan dan minuman yang mengandung zat-zat yang berbahaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar